Kamis, 28 September 2017

MANVAAT VITERNA PLUS UNTUK AYAM PEDAGING

Budidaya Ayam Pedaging (Broiler)


A. Pendahuluan
Ayam Pedaging (Broiler) adalah ayam ras yang mampu tumbuh cepat sehingga dapat menghasilkan daging dalam waktu relatif singkat (5-7 minggu). Broiler mempunyai peranan yang penting sebagai sumber protein hewani asal ternak. PT. NATURAL NUSANTARA berupaya membantu peningkatan produktivitas, kuantitas, kualitas dan efisiensi usaha peternakan ayam broiler secara alami (non-Kimia).

B. Pemilihan Bibit
Bibit yang baik mempunyai ciri : sehat dan aktif bergerak, tubuh gemuk (bentuk tubuh bulat), bulu bersih dan kelihatan mengkilat, hidung bersih, mata tajam dan bersih serta lubang kotoran (anus) bersih

C. Kondisi Teknis yang Ideal
Lokasi kandang. Kandang ideal terletak di daerah yang jauh dari pemukiman penduduk, mudah dicapai sarana transportasi, terdapat sumber air, arahnya membujur dari timur ke barat.
Pergantian udara dalam kandang. Ayam bernapas membutuhkan oksigen dan mengeluarkan karbondioksida. Supaya kebutuhan oksigen selalu terpenuhi, ventilasi kandang harus baik.
Kemudahan mendapatkan sarana produksi. Lokasi kandang sebaiknya dekat dengan poultry shop atau toko sarana peternakan.
Suhu udara dalam kandang. Suhu ideal kandang sesuai umur adalah :
Umur (hari)    Suhu ( 0C )
01 – 07           34 – 32
08 – 14           29 – 27
15 – 21           26 – 25
21 – 28           24 – 23
29 – 35           23 – 21

D. Tata Laksana Pemeliharaan
1 Perkembangan
Tipe kandang ayam Broiler ada dua, yaitu bentuk panggung dan tanpa panggung (litter). Tipe panggung lantai kandang lebih bersih karena kotoran langsung jatuh ke tanah, tidak memerlukan alas kandang sehingga pengelolaan lebih efisien, tetapi biaya pembuatan kandang lebih besar. Tipe litter lebih banyak dipakai peternak, karena lebih mudah dibuat dan lebih murah.
Pada awal pemeliharaan, kandang ditutupi plastik untuk menjaga kehangatan, sehingga energi yang diperoleh dari pakan seluruhnya untuk pertumbuhan, bukan untuk produksi panas tubuh. Kepadatan kandang yang ideal untuk daerah tropis seperti Indonesia adalah 8-10 ekor/m2, lebih dari angka tersebut, suhu kandang cepat meningkat terutama siang hari pada umur dewasa yang menyebabkan konsumsi pakan menurun, ayam cenderung banyak minum, stress, pertumbuhan terhambat dan mudah terserang penyakit.

2. Pakan
Pakan merupakan 70% biaya pemeliharaan. Pakan yang diberikan harus memberikan zat pakan (nutrisi) yang dibutuhkan ayam, yaitu karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral, sehingga pertambahan berat badan perhari (Average Daily Gain/ADG) tinggi. Pemberian pakan dengan sistem ad libitum (selalu tersedia/tidak dibatasi).
Apabila menggunakan pakan dari pabrik, maka jenis pakan disesuaikan dengan tingkat pertumbuhan ayam, yang dibedakan menjadi 2 (dua) tahap. Tahap pertama disebut tahap pembesaran (umur 1 sampai 20 hari), yang harus mengandung kadar protein minimal 23%. Tahap kedua disebut penggemukan (umur diatas 20 hari), yang memakai pakan berkadar protein 20 %. Jenis pakan biasanya tertulis pada kemasannya. Penambahan POC NASA lewat air minum dengan dosis 1 – 2 cc/liter air minum memberikan berbagai nutrisi pakan dalam jumlah cukup untuk membantu pertumbuhan dan penggemukan ayam broiler. Dapat juga digunakan VITERNA Plus sebagai suplemen khusus ternak dengan dosis 1 cc/liter air minum/hari, yang mempunyai kandungan nutrisi lebih banyak dan lengkap.
Efisiensi pakan dinyatakan dalam perhitungan FCR (Feed Convertion Ratio). Cara menghitungnya adalah, jumlah pakan selama pemeliharaan dibagi total bobot ayam yang dipanen.
Contoh perhitungan :
Diketahui ayam yang dipanen 1000 ekor, berat rata-rata 2 kg, berat pakan selama pemeliharaan 3125 kg, maka FCR-nya adalah :
Berat total ayam hasil panen =
1000 x 2 = 2000 kg
FCR = 3125 : 2000 = 1,6
Semakin rendah angka FCR, semakin baik kualitas pakan, karena lebih efisien (dengan pakan sedikit menghasilkan bobot badan yang tinggi). Penggunaan POC NASA atau VITERNA Plus dapat menurunkan angka FCR tersebut.

3. Vaksinasi
Vaksinasi adalah pemasukan bibit penyakit yang dilemahkan ke tubuh ayam untuk menimbulkan kekebalan alami. Vaksinasi penting yaitu vaksinasi ND/tetelo. Dilaksanakan pada umur 4 hari dengan metode tetes mata, dengan vaksin ND strain B1 dan pada umur 21 hari dengan vaksin ND Lasotta melalui suntikan atau air minum.

4. Teknis Pemeliharaan
Minggu Pertama (hari ke-1-7). Kutuk/DOC dipindahkan ke indukan atau pemanas, segera diberi air minum hangat yang ditambah POC NASA dengan dosis + 1 – 2 cc/liter air minum atau VITERNA Plus dengan dosis + 1 cc/liter air minum/hari dan gula untuk mengganti energi yang hilang selama transportasi. Pakan dapat diberikan dengan kebutuhan per ekor 13 gr atau 1,3 kg untuk 100 ekor ayam. Jumlah tersebut adalah kebutuhan minimal, pada prakteknya pemberian tidak dibatasi. Pakan yang diberikan pada awal pemeliharaan berbentuk butiran-butiran kecil (crumbles).
Mulai hari ke-2 hingga ayam dipanen air minum sudah berupa air dingin dengan penambahan POC NASA dengan dosis 1 – 2 cc/liter air minum atau VITERNA Plus dengan dosis 1 cc/liter air minum/hari (diberikan saat pemberian air minum yang pertama). Vaksinasi yang pertama dilaksanakan pada hari ke-4.
Minggu Kedua (hari ke 8 -14). Pemeliharaan minggu kedua masih memerlukan pengawasan seperti minggu pertama, meskipun lebih ringan. Pemanas sudah bisa dikurangi suhunya. Kebutuhan pakan untuk minggu kedua adalah 33 gr per ekor atau 3,3 kg untuk 100 ekor ayam.
Minggu Ketiga (hari ke 15-21). Pemanas sudah dapat dimatikan terutama pada siang hari yang terik. Kebutuhan pakan adalah 48 gr per ekor atau 4,8 kg untuk 100 ekor. Pada akhir minggu (umur 21 hari) dilakukan vaksinasi yang kedua menggunakan vaksin ND strain Lasotta melalui suntikan atau air minum. Jika menggunakan air minum, sebaiknya ayam tidak diberi air minum untuk beberapa saat lebih dahulu, agar ayam benar-benar merasa haus sehingga akan meminum air mengandung vaksin sebanyak-banyaknya. Perlakuan vaksin tersebut juga tetap ditambah POC NASA atau VITERNA Plus dengan dosis tetap.
Minggu Keempat (hari ke 22-28). Pemanas sudah tidak diperlukan lagi pada siang hari karena bulu ayam sudah lebat. Pada umur 28 hari, dilakukan sampling berat badan untuk mengontrol tingkat pertumbuhan ayam. Pertumbuhan yang normal
mempunyai berat badan minimal 1,25 kg. Kebutuhan pakan adalah 65 gr per ekor atau 6,5 kg untuk 100 ekor ayam. Kontrol terhadap ayam juga harus ditingkatkan karena pada umur ini ayam mulai rentan terhadap penyakit.
Minggu Kelima (hari ke 29-35). Pada minggu ini, yang perlu diperhatikan adalah tatalaksana lantai kandang. Karena jumlah kotoran yang dikeluarkan sudah tinggi, perlu dilakukan pengadukan dan penambahan alas lantai untuk menjaga lantai tetap kering. Kebutuhan pakan adalah 88 gr per ekor atau 8,8 kg untuk 100 ekor ayam. Pada umur 35 hari juga dilakukan sampling penimbangan ayam. Bobot badan dengan pertumbuhan baik mencapai 1,8 – 2 kg. Dengan bobot tersebut, ayam sudah dapat dipanen.
Minggu Keenam (hari ke-36-42). Jika ingin diperpanjang untuk mendapatkan bobot yang lebih tinggi, maka kontrol terhadap ayam dan lantai kandang tetap harus dilakukan. Pada umur ini dengan pertumbuhan yang baik, ayam sudah mencapai bobot 2,25 kg.

5. Penyakit
Penyakit yang sering menyerang ayam broiler yaitu :
Tetelo (Newcastle Disease/ND). Disebabkan virus Paramyxo yang bersifat menggumpalkan sel darah. Gejalanya ayam sering megap-megap, nafsu makan turun, diare dan senang berkumpul pada tempat yang hangat. Setelah 1 – 2 hari muncul gejala syaraf, yaitu kaki lumpuh, leher berpuntir dan ayam berputar-putar yang akhirnya mati. Ayam yang terserang secepatnya dipisah, karena mudah menularkan kepada ayam lain melalui kotoran dan pernafasan. Belum ada obat yang dapat menyembuhkan, maka untuk mengurangi kematian, ayam yang masih sehat divaksin ulang dan dijaga agar lantai kandang tetap kering.
Gumboro (Infectious Bursal Disease/IBD). Merupakan penyakit yang menyerang sistem kekebalan tubuh yang disebabkan virus golongan Reovirus. Gejala diawali dengan hilangnya nafsu makan, ayam suka bergerak tidak teratur, peradangan disekitar dubur, diare dan tubuh bergetar-getar. Sering menyerang pada umur 36 minggu. Penularan secara langsung melalui kotoran dan tidak langsung melalui pakan, air minum dan peralatan yang tercemar. Belum ada obat yang dapat menyembuhkan, yang dapat dilakukan adalah pencegahan dengan vaksin Gumboro.
Penyakit Ngorok (Chronic Respiratory Disease). Merupakan infeksi saluran pernapasan yang disebabkan oleh bakteri Mycoplasma gallisepticum Gejala yang nampak adalah ayam sering bersin dan ingus keluar lewat hidung dan ngorok saat bernapas. Pada ayam muda menyebabkan tubuh lemah, sayap terkulai, mengantuk dan diare dengan kotoran berwarna hijau, kuning keputih-keputihan. Penularan melalui pernapasan dan lendir atau melalui perantara seperti alat-alat. Pengobatan dapat dilakukan dengan obat-obatan yang sesuai. UNTUK MENGATASI PENYAKIT AYAM NGOROK KLIK DISINI.
Berak Kapur (Pullorum). Disebut penyakit berak kapur karena gejala yang mudah terlihat adalah ayam diare mengeluarkan kotoran berwarna putih dan setelah kering menjadi seperti serbuk kapur. Disebabkan oleh bakteri Salmonella pullorum.
Kematian dapat terjadi pada hari ke-4 setelah infeksi. Penularan melalui kotoran. Pengobatan belum dapat memberikan hasil yang memuaskan, yang sebaiknya dilakukan adalah pencegahan dengan perbaikan sanitasi kandang.
Infeksi bibit penyakit mudah menimbulkan penyakit, jika ayam dalam keadaan lemah atau stres. Kedua hal tersebut banyak disebabkan oleh kondisi lantai kandang yang kotor, serta cuaca yang jelek. Cuaca yang mudah menyebabkan ayam lemah dan stres adalah suhu yang terlalu panas, terlalu dingin atau berubah-ubah secara drastis. Penyakit, terutama yang disebabkan oleh virus sukar untuk disembuhkan.
Untuk itu harus dilakukan sanitasi secara rutin dan ventilasi kandang yang baik. Pemberian POC NASA yang mengandung berbagai mineral penting untuk pertumbuhan ternak, seperti N, P, K, Ca, Mg, Fe dan lain-lain serta dilengkapi protein dan lemak nabati, mampu meningkatkan pertumbuhan ayam, ketahanan tubuh ayam, mengurangi kadar kolesterol daging dan mengurangi bau kotoran. Untuk hasil lebih optimal, pemberian POC NASA dapat dicampur dengan Hormonik dosis 1 botol POC NASA dicampur dengan 1-2 tutup botol Hormonik, atau 1 botol POC NASA dicampur dengan 2-4 kapsul Asam Amino. Dapat juga menggunakan VITERNA Plus yang merupakan suplemen khusus ternak dengan kandungan :
Mineral-mineral yang penting untuk pertumbuhan tulang, organ luar dan dalam, pembentukan darah dan lain-lain.
Asam-asam amino utama seperti Arginin, Histidin, Isoleucine, Lycine, Methionine , Phenylalanine, Threonine, Thryptophan, dan Valine sebagai penyusun protein untuk pembentukan sel, jaringan, dan organ tubuh
Vitamin-vitamin lengkap, yaitu A, D, E, K, C dan B Komplek untuk kesehatan dan ketahanan tubuh.

6. Sanitasi/Cuci Hama Kandang
Sanitasi kandang harus dilakukan setelah panen. Dilakukan dengan beberapa tahap, yaitu pencucian kandang dengan air hingga bersih dari kotoran limbah budidaya sebelumnya. Tahap kedua yaitu pengapuran di dinding dan lantai kandang. Untuk sanitasi yang sempurna selanjutnya dilakukan penyemprotan dengan formalin, untuk membunuh bibit penyakit. Setelah itu dibiarkan minimal selama 10 hari sebelum budidaya lagi untuk memutus siklus hidup virus dan bakteri, yang tidak mati oleh perlakuan sebelumnya.



INFO PEMESANAN PRODUK :
DISTRIBUTOR RESMI PT. NATURAL NUSANTARA
BAGAS BAYU RAHMADANI
CALL WA :085600044737
BBM:DBOAED74
EMAIL:BAGASB043@GMAIL.COM

AGEN VITERNA PLUS DI JAKARTA

DISTRIBUTOR RESMI VITERNA PLUS PT. NATURAL NUSANTARA
Kami adalah agen dan distributor resmi PT. NATURAL NUSANTARA.
MELAYANNI : Pemesanan dan pengiriman produk nasa keseluruh wilayah indonesia dan manca negara dan Pendaftaran MEMBER atau DISTRIBUTOR BARU PT. NATURAL NUSANTARA.

JENIS - JENIS PRODUK AGROKOMPLEK NASA : VITERNA PLUS,TANGGUH PROBIOTIK,PUPUK TAMBAK ORGANIK (TON),POP SUPERNASA,POC NASA,HORMONIK,POWER NUTRITION,GREEN STAR,TANGGUH DEKOMPOSER,SUPER NASA GRANULE,PUPUK BINTANG TANI,AERO 810 perekat perata,GLIO,BVR,CORIN,NATURAL PENTANA,PESTONA,METILAT LEM (perangkap lalat buah).

Salah satu produk unggulan dari PT. NATURAL NUSANTARA adalah VITAMIN TERNAK NATURAL (VITERNA).
VITERNA PLUS merupakan Vitamin Ternak Natural yang diproduksi oleh PT Natural Nusantara dengan berbagai kelebihan yang bermanfaat untuk meningkatkan produktivitas peternakan di Indonesia.
VITERNA Plus merupakan suplemen pakan ternak yang diolah dari berbagai macam bahan alami (hewan dan tumbuhan), memberikan zat-zat yang sangat diperlukan ternak untuk : Meningkatkan kuantitas (peningkatan Average Daily Gain /ADG bagi sapi dan peningkatan bobot panen bagi ayam). Meningkatkan kualitas daging (mengurangi kandungan kolesterol). Menjaga kesehatan ternak (mempertinggi daya tahan tubuh terhadap penyakit) semuanya merupakan Aspek K-3.

KEUNTUNGAN MENGGUNAKAN VITERNA PLUS :
  • Memacu enzim-enzim pencernaan ternak. 
  • Memberikan mineral-mineral esensial maupun non esensial.
  • Memberikan berbagai macam nutrisi alami untuk pertumbuhan ternak (protein, lemak, vitamin, dsb).
  • Menambah kandungan asam – asam lemak didalam rumen / lambung ternak.
  • Meningkatkan efisiensi dan efektifitas pakan (TDN).
  • Mengandung hormon pertumbuhan alami untuk mempercepat pertumbuhan ternak.
  • Meningkatkan nafsu makan. 
  • Mengurangi kandungan kolesterol daging dan mengurangi bau kotoran ayam 
  • Produk alami aman untuk ternak dan lingkungan.
CARA PAKAI :
  • Ternak Besar : Sapi, Kerbau, Kuda, dll. 5-10 cc perhari dicampurkan air minum atau campuran pakan (Komboran)
  • Ternak Kecil : Kambing, Kelinci, Babi dll. 4-8 cc perhari dicampurkan air minum atau campuran pakan (Komboran)
  • Ternak Unggas : Ayam, Itik, dll. 1-2 cc/lt air minum setiap hari satu kali.
  • Catatan : Dapat ditambahkan HORMONIK, 1 botol VITERNA Plus + 1-2 tutup HORMONIK.

DISTRIBUTOR RESMI PT. NATURAL NUSANTARA
BAGAS BAYU R
CALL WA :085600044737
BBM:DBOAED74
EMAIL:BAGASB043@GMAIL.COM 
AGEN RESMI VITERNA PLUS DI JAWA BARAT
distributor viterna plus di jakarta,agen viterna plus di jakarta,stockis viterna plus di jakarta,jual viterna plus di jakarta,

AGEN VITERNA PLUS DI SUKABUMI

DISTRIBUTOR RESMI VITERNA PLUS PT. NATURAL NUSANTARA
Kami adalah agen dan distributor resmi PT. NATURAL NUSANTARA.
MELAYANNI : Pemesanan dan pengiriman produk nasa keseluruh wilayah indonesia dan manca negara dan Pendaftaran MEMBER atau DISTRIBUTOR BARU PT. NATURAL NUSANTARA.

JENIS - JENIS PRODUK AGROKOMPLEK NASA : VITERNA PLUS,TANGGUH PROBIOTIK,PUPUK TAMBAK ORGANIK (TON),POP SUPERNASA,POC NASA,HORMONIK,POWER NUTRITION,GREEN STAR,TANGGUH DEKOMPOSER,SUPER NASA GRANULE,PUPUK BINTANG TANI,AERO 810 perekat perata,GLIO,BVR,CORIN,NATURAL PENTANA,PESTONA,METILAT LEM (perangkap lalat buah).

Salah satu produk unggulan dari PT. NATURAL NUSANTARA adalah VITAMIN TERNAK NATURAL (VITERNA).
VITERNA PLUS merupakan Vitamin Ternak Natural yang diproduksi oleh PT Natural Nusantara dengan berbagai kelebihan yang bermanfaat untuk meningkatkan produktivitas peternakan di Indonesia.
VITERNA Plus merupakan suplemen pakan ternak yang diolah dari berbagai macam bahan alami (hewan dan tumbuhan), memberikan zat-zat yang sangat diperlukan ternak untuk : Meningkatkan kuantitas (peningkatan Average Daily Gain /ADG bagi sapi dan peningkatan bobot panen bagi ayam). Meningkatkan kualitas daging (mengurangi kandungan kolesterol). Menjaga kesehatan ternak (mempertinggi daya tahan tubuh terhadap penyakit) semuanya merupakan Aspek K-3.

KEUNTUNGAN MENGGUNAKAN VITERNA PLUS :
  • Memacu enzim-enzim pencernaan ternak. 
  • Memberikan mineral-mineral esensial maupun non esensial.
  • Memberikan berbagai macam nutrisi alami untuk pertumbuhan ternak (protein, lemak, vitamin, dsb).
  • Menambah kandungan asam – asam lemak didalam rumen / lambung ternak.
  • Meningkatkan efisiensi dan efektifitas pakan (TDN).
  • Mengandung hormon pertumbuhan alami untuk mempercepat pertumbuhan ternak.
  • Meningkatkan nafsu makan. 
  • Mengurangi kandungan kolesterol daging dan mengurangi bau kotoran ayam 
  • Produk alami aman untuk ternak dan lingkungan.
CARA PAKAI :
  • Ternak Besar : Sapi, Kerbau, Kuda, dll. 5-10 cc perhari dicampurkan air minum atau campuran pakan (Komboran)
  • Ternak Kecil : Kambing, Kelinci, Babi dll. 4-8 cc perhari dicampurkan air minum atau campuran pakan (Komboran)
  • Ternak Unggas : Ayam, Itik, dll. 1-2 cc/lt air minum setiap hari satu kali.
  • Catatan : Dapat ditambahkan HORMONIK, 1 botol VITERNA Plus + 1-2 tutup HORMONIK.

DISTRIBUTOR RESMI PT. NATURAL NUSANTARA
BAGAS BAYU R
CALL WA :085600044737
BBM:DBOAED74
EMAIL:BAGASB043@GMAIL.COM 
AGEN RESMI VITERNA PLUS DI JAWA BARAT
distributor viterna pluss di sukabumi, agen viterna plus di sukabumi,jual viterna plus di sukabumi,stockis viterna plus di sukabumi,agen resmi viterna plus di suka bumi

AGEN VITERNA PLUS DI BANDUNG

DISTRIBUTOR RESMI VITERNA PLUS PT. NATURAL NUSANTARA
Kami adalah agen dan distributor resmi PT. NATURAL NUSANTARA.
MELAYANNI : Pemesanan dan pengiriman produk nasa keseluruh wilayah indonesia dan manca negara dan Pendaftaran MEMBER atau DISTRIBUTOR BARU PT. NATURAL NUSANTARA.

JENIS - JENIS PRODUK AGROKOMPLEK NASA : VITERNA PLUS,TANGGUH PROBIOTIK,PUPUK TAMBAK ORGANIK (TON),POP SUPERNASA,POC NASA,HORMONIK,POWER NUTRITION,GREEN STAR,TANGGUH DEKOMPOSER,SUPER NASA GRANULE,PUPUK BINTANG TANI,AERO 810 perekat perata,GLIO,BVR,CORIN,NATURAL PENTANA,PESTONA,METILAT LEM (perangkap lalat buah).

Salah satu produk unggulan dari PT. NATURAL NUSANTARA adalah VITAMIN TERNAK NATURAL (VITERNA).
VITERNA PLUS merupakan Vitamin Ternak Natural yang diproduksi oleh PT Natural Nusantara dengan berbagai kelebihan yang bermanfaat untuk meningkatkan produktivitas peternakan di Indonesia.
VITERNA Plus merupakan suplemen pakan ternak yang diolah dari berbagai macam bahan alami (hewan dan tumbuhan), memberikan zat-zat yang sangat diperlukan ternak untuk : Meningkatkan kuantitas (peningkatan Average Daily Gain /ADG bagi sapi dan peningkatan bobot panen bagi ayam). Meningkatkan kualitas daging (mengurangi kandungan kolesterol). Menjaga kesehatan ternak (mempertinggi daya tahan tubuh terhadap penyakit) semuanya merupakan Aspek K-3.

KEUNTUNGAN MENGGUNAKAN VITERNA PLUS :
  • Memacu enzim-enzim pencernaan ternak. 
  • Memberikan mineral-mineral esensial maupun non esensial.
  • Memberikan berbagai macam nutrisi alami untuk pertumbuhan ternak (protein, lemak, vitamin, dsb).
  • Menambah kandungan asam – asam lemak didalam rumen / lambung ternak.
  • Meningkatkan efisiensi dan efektifitas pakan (TDN).
  • Mengandung hormon pertumbuhan alami untuk mempercepat pertumbuhan ternak.
  • Meningkatkan nafsu makan. 
  • Mengurangi kandungan kolesterol daging dan mengurangi bau kotoran ayam 
  • Produk alami aman untuk ternak dan lingkungan.
CARA PAKAI :
  • Ternak Besar : Sapi, Kerbau, Kuda, dll. 5-10 cc perhari dicampurkan air minum atau campuran pakan (Komboran)
  • Ternak Kecil : Kambing, Kelinci, Babi dll. 4-8 cc perhari dicampurkan air minum atau campuran pakan (Komboran)
  • Ternak Unggas : Ayam, Itik, dll. 1-2 cc/lt air minum setiap hari satu kali.
  • Catatan : Dapat ditambahkan HORMONIK, 1 botol VITERNA Plus + 1-2 tutup HORMONIK.
DISTRIBUTOR RESMI PT. NATURAL NUSANTARA
BAGAS BAYU R
CALL WA :085600044737
BBM:DBOAED74
EMAIL:BAGASB043@GMAIL.COM 
AGEN RESMI VITERNA PLUS DI JAWA BARAT 
distributor viterna plus di bandung,,harga viterna plus di bandung, jual viterna plus di bandung, stockis viterna plus di bandung,agen resmi produk nas dibandung

Selasa, 26 September 2017

CARA MEMPERCEPAT PERTUMBUHAN AYAM PEDAGING

Budidaya Ayam Pedaging (Broiler)


A. Pendahuluan
Ayam Pedaging (Broiler) adalah ayam ras yang mampu tumbuh cepat sehingga dapat menghasilkan daging dalam waktu relatif singkat (5-7 minggu). Broiler mempunyai peranan yang penting sebagai sumber protein hewani asal ternak. PT. NATURAL NUSANTARA berupaya membantu peningkatan produktivitas, kuantitas, kualitas dan efisiensi usaha peternakan ayam broiler secara alami (non-Kimia).

B. Pemilihan Bibit
Bibit yang baik mempunyai ciri : sehat dan aktif bergerak, tubuh gemuk (bentuk tubuh bulat), bulu bersih dan kelihatan mengkilat, hidung bersih, mata tajam dan bersih serta lubang kotoran (anus) bersih

C. Kondisi Teknis yang Ideal
Lokasi kandang. Kandang ideal terletak di daerah yang jauh dari pemukiman penduduk, mudah dicapai sarana transportasi, terdapat sumber air, arahnya membujur dari timur ke barat.
Pergantian udara dalam kandang. Ayam bernapas membutuhkan oksigen dan mengeluarkan karbondioksida. Supaya kebutuhan oksigen selalu terpenuhi, ventilasi kandang harus baik.
Kemudahan mendapatkan sarana produksi. Lokasi kandang sebaiknya dekat dengan poultry shop atau toko sarana peternakan.
Suhu udara dalam kandang. Suhu ideal kandang sesuai umur adalah :
Umur (hari)    Suhu ( 0C )
01 – 07           34 – 32
08 – 14           29 – 27
15 – 21           26 – 25
21 – 28           24 – 23
29 – 35           23 – 21

D. Tata Laksana Pemeliharaan
1 Perkembangan
Tipe kandang ayam Broiler ada dua, yaitu bentuk panggung dan tanpa panggung (litter). Tipe panggung lantai kandang lebih bersih karena kotoran langsung jatuh ke tanah, tidak memerlukan alas kandang sehingga pengelolaan lebih efisien, tetapi biaya pembuatan kandang lebih besar. Tipe litter lebih banyak dipakai peternak, karena lebih mudah dibuat dan lebih murah.
Pada awal pemeliharaan, kandang ditutupi plastik untuk menjaga kehangatan, sehingga energi yang diperoleh dari pakan seluruhnya untuk pertumbuhan, bukan untuk produksi panas tubuh. Kepadatan kandang yang ideal untuk daerah tropis seperti Indonesia adalah 8-10 ekor/m2, lebih dari angka tersebut, suhu kandang cepat meningkat terutama siang hari pada umur dewasa yang menyebabkan konsumsi pakan menurun, ayam cenderung banyak minum, stress, pertumbuhan terhambat dan mudah terserang penyakit.

2. Pakan
Pakan merupakan 70% biaya pemeliharaan. Pakan yang diberikan harus memberikan zat pakan (nutrisi) yang dibutuhkan ayam, yaitu karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral, sehingga pertambahan berat badan perhari (Average Daily Gain/ADG) tinggi. Pemberian pakan dengan sistem ad libitum (selalu tersedia/tidak dibatasi).
Apabila menggunakan pakan dari pabrik, maka jenis pakan disesuaikan dengan tingkat pertumbuhan ayam, yang dibedakan menjadi 2 (dua) tahap. Tahap pertama disebut tahap pembesaran (umur 1 sampai 20 hari), yang harus mengandung kadar protein minimal 23%. Tahap kedua disebut penggemukan (umur diatas 20 hari), yang memakai pakan berkadar protein 20 %. Jenis pakan biasanya tertulis pada kemasannya. Penambahan POC NASA lewat air minum dengan dosis 1 – 2 cc/liter air minum memberikan berbagai nutrisi pakan dalam jumlah cukup untuk membantu pertumbuhan dan penggemukan ayam broiler. Dapat juga digunakan VITERNA Plus sebagai suplemen khusus ternak dengan dosis 1 cc/liter air minum/hari, yang mempunyai kandungan nutrisi lebih banyak dan lengkap.
Efisiensi pakan dinyatakan dalam perhitungan FCR (Feed Convertion Ratio). Cara menghitungnya adalah, jumlah pakan selama pemeliharaan dibagi total bobot ayam yang dipanen.
Contoh perhitungan :
Diketahui ayam yang dipanen 1000 ekor, berat rata-rata 2 kg, berat pakan selama pemeliharaan 3125 kg, maka FCR-nya adalah :
Berat total ayam hasil panen =
1000 x 2 = 2000 kg
FCR = 3125 : 2000 = 1,6
Semakin rendah angka FCR, semakin baik kualitas pakan, karena lebih efisien (dengan pakan sedikit menghasilkan bobot badan yang tinggi). Penggunaan POC NASA atau VITERNA Plus dapat menurunkan angka FCR tersebut.

3. Vaksinasi
Vaksinasi adalah pemasukan bibit penyakit yang dilemahkan ke tubuh ayam untuk menimbulkan kekebalan alami. Vaksinasi penting yaitu vaksinasi ND/tetelo. Dilaksanakan pada umur 4 hari dengan metode tetes mata, dengan vaksin ND strain B1 dan pada umur 21 hari dengan vaksin ND Lasotta melalui suntikan atau air minum.

4. Teknis Pemeliharaan
Minggu Pertama (hari ke-1-7). Kutuk/DOC dipindahkan ke indukan atau pemanas, segera diberi air minum hangat yang ditambah POC NASA dengan dosis + 1 – 2 cc/liter air minum atau VITERNA Plus dengan dosis + 1 cc/liter air minum/hari dan gula untuk mengganti energi yang hilang selama transportasi. Pakan dapat diberikan dengan kebutuhan per ekor 13 gr atau 1,3 kg untuk 100 ekor ayam. Jumlah tersebut adalah kebutuhan minimal, pada prakteknya pemberian tidak dibatasi. Pakan yang diberikan pada awal pemeliharaan berbentuk butiran-butiran kecil (crumbles).
Mulai hari ke-2 hingga ayam dipanen air minum sudah berupa air dingin dengan penambahan POC NASA dengan dosis 1 – 2 cc/liter air minum atau VITERNA Plus dengan dosis 1 cc/liter air minum/hari (diberikan saat pemberian air minum yang pertama). Vaksinasi yang pertama dilaksanakan pada hari ke-4.
Minggu Kedua (hari ke 8 -14). Pemeliharaan minggu kedua masih memerlukan pengawasan seperti minggu pertama, meskipun lebih ringan. Pemanas sudah bisa dikurangi suhunya. Kebutuhan pakan untuk minggu kedua adalah 33 gr per ekor atau 3,3 kg untuk 100 ekor ayam.
Minggu Ketiga (hari ke 15-21). Pemanas sudah dapat dimatikan terutama pada siang hari yang terik. Kebutuhan pakan adalah 48 gr per ekor atau 4,8 kg untuk 100 ekor. Pada akhir minggu (umur 21 hari) dilakukan vaksinasi yang kedua menggunakan vaksin ND strain Lasotta melalui suntikan atau air minum. Jika menggunakan air minum, sebaiknya ayam tidak diberi air minum untuk beberapa saat lebih dahulu, agar ayam benar-benar merasa haus sehingga akan meminum air mengandung vaksin sebanyak-banyaknya. Perlakuan vaksin tersebut juga tetap ditambah POC NASA atau VITERNA Plus dengan dosis tetap.
Minggu Keempat (hari ke 22-28). Pemanas sudah tidak diperlukan lagi pada siang hari karena bulu ayam sudah lebat. Pada umur 28 hari, dilakukan sampling berat badan untuk mengontrol tingkat pertumbuhan ayam. Pertumbuhan yang normal
mempunyai berat badan minimal 1,25 kg. Kebutuhan pakan adalah 65 gr per ekor atau 6,5 kg untuk 100 ekor ayam. Kontrol terhadap ayam juga harus ditingkatkan karena pada umur ini ayam mulai rentan terhadap penyakit.
Minggu Kelima (hari ke 29-35). Pada minggu ini, yang perlu diperhatikan adalah tatalaksana lantai kandang. Karena jumlah kotoran yang dikeluarkan sudah tinggi, perlu dilakukan pengadukan dan penambahan alas lantai untuk menjaga lantai tetap kering. Kebutuhan pakan adalah 88 gr per ekor atau 8,8 kg untuk 100 ekor ayam. Pada umur 35 hari juga dilakukan sampling penimbangan ayam. Bobot badan dengan pertumbuhan baik mencapai 1,8 – 2 kg. Dengan bobot tersebut, ayam sudah dapat dipanen.
Minggu Keenam (hari ke-36-42). Jika ingin diperpanjang untuk mendapatkan bobot yang lebih tinggi, maka kontrol terhadap ayam dan lantai kandang tetap harus dilakukan. Pada umur ini dengan pertumbuhan yang baik, ayam sudah mencapai bobot 2,25 kg.

5. Penyakit
Penyakit yang sering menyerang ayam broiler yaitu :
Tetelo (Newcastle Disease/ND). Disebabkan virus Paramyxo yang bersifat menggumpalkan sel darah. Gejalanya ayam sering megap-megap, nafsu makan turun, diare dan senang berkumpul pada tempat yang hangat. Setelah 1 – 2 hari muncul gejala syaraf, yaitu kaki lumpuh, leher berpuntir dan ayam berputar-putar yang akhirnya mati. Ayam yang terserang secepatnya dipisah, karena mudah menularkan kepada ayam lain melalui kotoran dan pernafasan. Belum ada obat yang dapat menyembuhkan, maka untuk mengurangi kematian, ayam yang masih sehat divaksin ulang dan dijaga agar lantai kandang tetap kering.
Gumboro (Infectious Bursal Disease/IBD). Merupakan penyakit yang menyerang sistem kekebalan tubuh yang disebabkan virus golongan Reovirus. Gejala diawali dengan hilangnya nafsu makan, ayam suka bergerak tidak teratur, peradangan disekitar dubur, diare dan tubuh bergetar-getar. Sering menyerang pada umur 36 minggu. Penularan secara langsung melalui kotoran dan tidak langsung melalui pakan, air minum dan peralatan yang tercemar. Belum ada obat yang dapat menyembuhkan, yang dapat dilakukan adalah pencegahan dengan vaksin Gumboro.
Penyakit Ngorok (Chronic Respiratory Disease). Merupakan infeksi saluran pernapasan yang disebabkan oleh bakteri Mycoplasma gallisepticum Gejala yang nampak adalah ayam sering bersin dan ingus keluar lewat hidung dan ngorok saat bernapas. Pada ayam muda menyebabkan tubuh lemah, sayap terkulai, mengantuk dan diare dengan kotoran berwarna hijau, kuning keputih-keputihan. Penularan melalui pernapasan dan lendir atau melalui perantara seperti alat-alat. Pengobatan dapat dilakukan dengan obat-obatan yang sesuai. UNTUK MENGATASI PENYAKIT AYAM NGOROK KLIK DISINI.
Berak Kapur (Pullorum). Disebut penyakit berak kapur karena gejala yang mudah terlihat adalah ayam diare mengeluarkan kotoran berwarna putih dan setelah kering menjadi seperti serbuk kapur. Disebabkan oleh bakteri Salmonella pullorum.
Kematian dapat terjadi pada hari ke-4 setelah infeksi. Penularan melalui kotoran. Pengobatan belum dapat memberikan hasil yang memuaskan, yang sebaiknya dilakukan adalah pencegahan dengan perbaikan sanitasi kandang.
Infeksi bibit penyakit mudah menimbulkan penyakit, jika ayam dalam keadaan lemah atau stres. Kedua hal tersebut banyak disebabkan oleh kondisi lantai kandang yang kotor, serta cuaca yang jelek. Cuaca yang mudah menyebabkan ayam lemah dan stres adalah suhu yang terlalu panas, terlalu dingin atau berubah-ubah secara drastis. Penyakit, terutama yang disebabkan oleh virus sukar untuk disembuhkan.
Untuk itu harus dilakukan sanitasi secara rutin dan ventilasi kandang yang baik. Pemberian POC NASA yang mengandung berbagai mineral penting untuk pertumbuhan ternak, seperti N, P, K, Ca, Mg, Fe dan lain-lain serta dilengkapi protein dan lemak nabati, mampu meningkatkan pertumbuhan ayam, ketahanan tubuh ayam, mengurangi kadar kolesterol daging dan mengurangi bau kotoran. Untuk hasil lebih optimal, pemberian POC NASA dapat dicampur dengan Hormonik dosis 1 botol POC NASA dicampur dengan 1-2 tutup botol Hormonik, atau 1 botol POC NASA dicampur dengan 2-4 kapsul Asam Amino. Dapat juga menggunakan VITERNA Plus yang merupakan suplemen khusus ternak dengan kandungan :
Mineral-mineral yang penting untuk pertumbuhan tulang, organ luar dan dalam, pembentukan darah dan lain-lain.
Asam-asam amino utama seperti Arginin, Histidin, Isoleucine, Lycine, Methionine , Phenylalanine, Threonine, Thryptophan, dan Valine sebagai penyusun protein untuk pembentukan sel, jaringan, dan organ tubuh
Vitamin-vitamin lengkap, yaitu A, D, E, K, C dan B Komplek untuk kesehatan dan ketahanan tubuh.

6. Sanitasi/Cuci Hama Kandang
Sanitasi kandang harus dilakukan setelah panen. Dilakukan dengan beberapa tahap, yaitu pencucian kandang dengan air hingga bersih dari kotoran limbah budidaya sebelumnya. Tahap kedua yaitu pengapuran di dinding dan lantai kandang. Untuk sanitasi yang sempurna selanjutnya dilakukan penyemprotan dengan formalin, untuk membunuh bibit penyakit. Setelah itu dibiarkan minimal selama 10 hari sebelum budidaya lagi untuk memutus siklus hidup virus dan bakteri, yang tidak mati oleh perlakuan sebelumnya.



INFO PEMESANAN PRODUK :
DISTRIBUTOR RESMI PT. NATURAL NUSANTARA
BAGAS BAYU RAHMADANI
CALL WA :085600044737
BBM:DBOAED74
EMAIL:BAGASB043@GMAIL.COM

Kamis, 07 September 2017

Agens Hayati Natural GLIO

Natural GLIO 



Natural GLINO merupakan produk pengendalian hama dan penyakit tanaman dari PT.Natural Nusantara.Natural GLIO mampu menghancurkan inokulum sumber infeksi penyakit tanaman,mencegah sumber infeksi penyakit penyebar kembali dengan kolonisasi tanah oleh Natural GLIO,mampu melindungi perkecambahan biji dan akar-akar tanaman dari sumber infeksi penyakit,aman terhadap lingkungan,manusia dan hewan,selaras dengan keseimbangan alam ,mudah dan murah.

Natural GLIO besifat Hiperparasif terhadap pathogen penyakit tanaman,sehingga terjadi persaingan tempat hidup dan nutrisi.Natural GLIO mengeluarkan zat antibiotik yaitu Gliovirin dan Viridin yang akan mematikan pathogen penyebab penyakit tanaman dan Natural GLIO ini akan berkembang terus  mengkolonisasi melindungi tanaman dari ganguan pathogen.

Aplikasi pemakaian Natural GLIO :
Natural GLIO sebanyak 100gr dapat dicampurkan kedalam 25kg pupuk kandang matang,kemudian disebarkan secara merata dilahan.Akan lebih baik apabila didiamkan selama 1minggu supaya populasi Natural GLIO berkembang lebih banyak.Aplikasi yang paling tepat adalah digunakan pada saat pemupukan dasar dengan pupuk kandang sebagai pengendalian secara preventif
  • Apabila tanaman sudah terserang penyakit maka Natural GLIO tetap dapat digunakan untuk melokalisir serangan. 
Jenis penyakit yang dapat dikendalikan adalah yang terbawa biji atau terbawa tanah ,contohnya  : penyakit reban samai(dumping off),yang disebabkan oleh cendawa pythium sp,dan Rizoctonia sp,penyakit layu pada lombok,kentang , tomat,tembakau,dll,yang disebabakan oleh jamur Fusarium sp,dsn bakteri pseudomonas sp.

Catatan; waktu pemberian GLIO sore hari
PERINGATAN 
  • Jangan dicampur dengan pestisida lain.
  • Simpan ditempat yang sejuk (suhu 250-300 c) dan terlindung dari sinar matahari langsung.

DISTRIBUTOR RESMI PT. NATURAL NUSANTARA
BAGAS BAYU R
CALL WA :085600044737
BBM:DBOAED74
EMAIL:BAGASB043@GMAIL.COM


Rabu, 06 September 2017

PESTONA pengendali hama secara alami

PESTONA

PESTONA pengendalian hama tanaman alami


PESTONA merupakan formula pengendali organik bagi beberapa hama penting pada tanaman pangan,hortikultur dan tahunan ,hasil ekstraksi dari berbagai bahan alami yang mengandung bahan aktif : Azadirachtin,Alkaloid,Ricin(asam ricin),Polifenol,Eugenol,Sitrat,Nikotin,Annonain,dll. Kandungan lain : Atsiri oil,Eucalyptus oil,Solvent Extraction.

PESTONA dibuat dari bahan alami,maka PESTONA bersifat : mudah terurai dialam sehingga tidak mencemari lingkungan ,relatif aman bagi manusia, hewan piaraan,serta musuh alami hama tanaman ,tanaman/buah bebas residu kimia dan aman dikondisikan.

PESTONA tidak membunuh hama secara cepat,tetapi berpengaruh pada daya makan,pertumbuhan,daya reproduksi,proses ganti kulit,hambatan pembentukan serangga dewasa,menghambat komunikasi seksual,penurunan daya tetes telur,dan menghambat pembentukan kitin.Selain itu berperan sebagai zat pemandu,mengganggu proses perkawinan serangga hama,menghambat peletakan telur dan dapat bekerja secara kontak dan sistemik.PESTONA memiliki daya kerja dalam mengurangi nafsu makan organisme pengganggu tanaman (OPT) atau mencegah OPT merusak tanaman lebih banyak ,walaupun jarang menyebabkan kematian segera pada serangga/hama.

Manfaat dan Kegunaan :

  • Mencegah resistensi/kekebalan hama,menghambat proses pergantian kulit dan pembentukan serangga serta tidak membunuh musuh alami
  • Mudah terurai (biodegradable) dan ramah lingkungan 
  • menghambat perkawinan dan komunikasi seksual
  • Menghambat pertumbuhan dan daya reproduksi
  • menurunkan daya makan dan daya tetes telur
  • menghambat pembentukan kitin

DISTRIBUTOR RESMI PT. NATURAL NUSANTARA
BAGAS BAYU R
CALL WA :085600044737
BBM:DBOAED74
EMAIL:BAGASB043@GMAIL.COM





CORRIN AGENS HAYATI ALAMI

CORRIN

corrin agens hayati alami

Corrin adalah agens hayati alami berbasis bakteri antagonis (Corynebacterium) yang sangat efektif untuk mengendalikan penyakit-penyakit utama pada tanaman padi dan sayuran.Corrin dapat mengendalikan penyakit hawar daun bakteri(HBD) atau penyakit kresek padi (disebabkan bakteri patogen xanthomonas oryzae) ,hawar daun jingga (Bacterial Red Stripe)(BRS),Blast(Pyricularia Oryzae) & bercak daun (Cercospora).

Corrin dapat juga untuk penyakit-penyakit layu pada sayuran(Fusarium),akar ganda pada kobis & layu pada pisang (Fusarium).

Cara Aplikasi:

  • perendaman benih selama + 15 menit
  • penyemprotan palingbaik dilakukan sore hari
  • Dilarang untuk mencampur CORRIN dengan pestisida kimia
  • Sprayer dibersihkan dari sisa-sisa pestisida kimia sebelum digunakan

DISTRIBUTOR RESMI PT. NATURAL NUSANTARA
BAGAS BAYU R
CALL WA :085600044737
BBM:DBOAED74
EMAIL:BAGASB043@GMAIL.COM



PUPUK ORGANIK BINTANG TANI

PUPUK ORGANIK BINTANG TANI




Formula khusus untuk tanaman yang dibuat murni dari bahan-bahan organik dengan 5 fungsi BINTANG :

  1. Meningkatkan kuantitas/produksi tanaman
  2. Meningkatkan kualitas hasil panen
  3. Menjaga kelestarian lingkungan/tanah
  4. Mengurangi pupuk kimia
  5. Meningkatkan daya tahan tubuh tanaman

DISTRIBUTOR RESMI PT. NATURAL NUSANTARA
BAGAS BAYU R
CALL WA :085600044737
BBM:DBOAED74
EMAIL:BAGASB043@GMAIL.COM



Selasa, 05 September 2017

HORMONIK Hormon organik

HORMONIK


HORMONIK memacu pertumbuhan,pengumbian,pembungaan dan pembuahan tanaman untuk mendapatkan hasil panen optimal.HORMONIK mengandung Zat pengatur tumbuh (ZPT) Organik terutama Auksin,Giberlin dan Sitokinin,diformulasikan dari bahan alami yang dibutuhkan oleh semua jenis tanaman.HORMONIK tidak membahayakan (aman) bagi kesehatan manusia maupun binatang.

DAYA GUNA HORMONIK : Merupakan proses pertumbuhan tanaman,memacu dan meningkatkan pembungaan serta pembuahan ,mengurangi kerontokan bunga dan buah ,membantu pertumbuhan tunas,membantu pertumbuhan akar,memacu pembesaran umbi,meningkatkan keawetan hasil panen,memacu dan meningkatkan bobot unggas/ ternak.

Tersedia Kemasan Hormonik Kecil 100 cc(HRN) dan Hormonik Besar 500 cc(HRNB)

DISTRIBUTOR RESMI 
BAGAS BAYU R
CALL WA :085600044737
BBM:DBOAED74
EMAIL:BAGASB043@GMAIL.COM

SUPERNASA Pupuk organik padat

Pupuk Organik Padat 
SUPERNASA
Merupakan Pengembangan dari Pupuk Organik Cair NASA


pupuk organik padat supernasa

FORMULA KHUSUS MURNI BAHAN - BAHAN ORGANIK UNTUK PUPUK DASAR/PENYIRAMAN TANAMAN.

Fungsi Utama:                         
  1. Ditunjukan terutama untuk mengurangi penggunaan pupuk NPK (50% dari dosis rekomondasi setempat) sehingga terjadi kese-imbangan antara penggunaan pupuk kimia dan organik.
  2. Ditunjukan untuk memperbaiki lahan-lahan yang rusak, karena SUPER NASA memiliki kandungan Humat dan Fulvat yang berangsur-angsur akan memperbaiki konsistensi (kegemburan) tanah yang keras membantu perkembangan mikroorganisme tanah yang bermanfaat bagi tanaman seperti cacing,mikroba alami setempat ,dll.
  3. Dapat digunakan untuksemua jenis tanaman pangan(padi,palawija,dll),horti (sayuran,buah,bunga) dan tahunan (coklat ,kepala sawit ,karet,dll) SUPER NASA mengandung lengkap unsur hara/nutrisi makro dan mikro bagi tanaman.
  4. Kandungan Hormon/Zat Pengatur Tumbuh (Auxsin,Giberlin dan sitokinin) akan mempercepat perkecambahan biji,pertukaran akar,fase vegetatif/pertumbuhan tanaman serta memperbanyak dan mengurangi kerontokan bunga dan buah.
  5. Memacu perbanyakan pembentukan senyawa polyfenol untuk meningkatkan daya tahan tanaman terhadap serangan penyakit.
  6. Dapat melarutkan SP-36 dengan cepat.


DISTRIBUTOR RESMI 
BAGAS BAYU R
CALL WA :085600044737
BBM:DBOAED74
EMAIL:BAGASB043@GMAIL.COM

Agen Resmi FleXin Nasa

FleXin merupakan obat kuat untuk pria dewasa sebagai pengganti blumen obat kuat yang sangat ampuh dan 100% herbal dan sangat aman untuk di...